YA ALLAH !! KUATKAN HATI AKU !!
Di pagi yang kelam,
Ku tersedar dalam cahaya,
Lantas memori indah mengimbau,
Disaat itu,
Rindu kian memuncak,
Pada insan bernama kekasih.
Ku tersedar dalam cahaya,
Lantas memori indah mengimbau,
Disaat itu,
Rindu kian memuncak,
Pada insan bernama kekasih.
Ya Allah...
Jangan jadikan kerinduan ini satu kelalaian,
Jangan jadikan kerinduan ini satu kealpaan,
Jangan jadikan kerinduan ini...
Meragut kerinduan utama padaMu dan ar-Rasul.
Jangan jadikan kerinduan ini satu kelalaian,
Jangan jadikan kerinduan ini satu kealpaan,
Jangan jadikan kerinduan ini...
Meragut kerinduan utama padaMu dan ar-Rasul.
Sesungguhnya
Ya Rahman...
Engkau mengetahui hati-hati hambaMu yang merindu,
Merindu pada insan yang tidak pasti,
Namun dia adalah harapan,
Kerana kami pernah mengukir janji,
Menaruh rasa rindu kami,
Menahan rasa rindu kini,
Yang ada hanya rindu padaMu, Sang Pencipta rindu,
Hingga tiba saatnya,
Rindu yang halal itu milik kami...
Engkau mengetahui hati-hati hambaMu yang merindu,
Merindu pada insan yang tidak pasti,
Namun dia adalah harapan,
Kerana kami pernah mengukir janji,
Menaruh rasa rindu kami,
Menahan rasa rindu kini,
Yang ada hanya rindu padaMu, Sang Pencipta rindu,
Hingga tiba saatnya,
Rindu yang halal itu milik kami...
Maka
Ya Rahman...
Teguhkan hati dan jiwa kami yang sedang merindu,
Jangan biarkan rindu itu mekar dan terus berbunga,
Mematuk dan terus menular bisanya,
Hingga bisa menjadi nanah merbahaya,
Dibuai angan dan mimpi yang tidak berkesudahan,
Karena,
Semuanya tiada arti tanpa redhaMu,
Ya Rabbi..
Teguhkan hati dan jiwa kami yang sedang merindu,
Jangan biarkan rindu itu mekar dan terus berbunga,
Mematuk dan terus menular bisanya,
Hingga bisa menjadi nanah merbahaya,
Dibuai angan dan mimpi yang tidak berkesudahan,
Karena,
Semuanya tiada arti tanpa redhaMu,
Ya Rabbi..
“Ya Allah…
Engkau yang Maha tahu
segalanya.
bila kehadiranku,
menganggu hatinya,
tidak membawa kebaikan
padanya,
maka kau pisahkanlah
kami biarpun kami terluka
bila aku tak layak dan
bukan yang terbaik untuknya
maka kau jauhkanlah
aku darinya
bila bukan aku yang
tertulis untuk melengkapkan separuh dari agamanya,
maka jarakkan kami
agar tidak timbul rasa yang mengundang kecewa
bila aku bukan yang
terbaik,
bila aku bukan yang
tercatat dalam takdir,
dan bila dia berhak
kepada yang lebih baik,
maka jarakkan kami, pisahkan
kami
jangan menangisi
perpisahan,
kelak DIA akan
gantikan,
dengan seseorang yang
telah tercatat,
dengan seseorang yang
terbaik untuk dunia dan akhirat ”
susah kita terima hakikat tuh,..tapi
andai ini yang terbaik buat aku dan dia,..ku relakan semua ini berlaku dalam
redhaMU,..
aku rindu dia,..tapi,.ini yang terbaik
,..ku serahkan segala rinduku hanya buatMU,.. !!

Komentar
Posting Komentar